Rabu, 18 November 2015

Manfaat mengikuti pameran atau bazaar

Manfaat mengikuti pameran atau bazaar
Bagi anda yang sudah memiliki usaha/bisnis yang menghasilan produk baru atau bahkan bisnis anda masih berumur jagung ada baiknya untuk sering-sering mengikuti pameran ataupun bazaar karena sangat berguna untuk kelanjutan bisnis yang anda bangun.
Pameran bisnis di pusat keramaian menjadi ajang promosi yang efektif. Pasalnya, event pameran bisnis acap kali ramai dipadati pengunjung, baik yang sekadar melihat-lihat atau memang ingin mencari suatu produk. Apalagi di akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu, biasanya pengunjung tambah ramai berjejalan.
bazaarMengutip dari Small Bussiness Admisnistration (SBA) Amerika Serikat, ada beberapa manfaat mengikuti pameran sebagai peserta, antara lain:
1. Mendapatkan Calon Pembeli (Sales Leads)
Melalui pameran ini, Anda (pemilik usaha) bisa mengenalkan produk Anda kepada pengunjung pameran. Meski pameran hanya berlangsung beberapa hari saja, peluang melebarkan sayap bisnis terbuka lebar. Kemungkinan tindak lanjut seperti pertambahan jumlah pelanggan baru serta order yang otomatis bertambah amat mungkin terjadi. Hal ini bisa berdampak sangat besar terutama jika Anda memiliki produk atau merek yang baru dan belum banyak dikenal oleh masyarakat.
2. Menghasilkan Transaksi Selama Pameran
Selama pameran berlangsung, Anda bisa mengoptimalkan jumlah transaksi penjualan dengan berbagai cara. Misalnya dengan memberikan diskon, kupon hadiah, hingga bonus menarik lainnya. Sebagai contoh, Sarah Beekmans, produsen aksesoris untuk wanita bisa menghasilkan penjualan hingga Rp.40 juta dalam satu hari pameran berlangsung.
3. Meningkatkan Image dan Visibilitas
Namanya juga pameran, ajang memamerkan produk usaha Anda. Di ajang ini, produk Anda dilihat oleh ribuan pasang mata pengunjung pameran tersebut. Ini kesempatan emas untuk mem-branding image produk usaha Anda. Dengan begitu, awareness di benak pengunjung akan mudah tertanam. Visual adalah aspek penting untuk diperhatikan.
4. Membidik Audiens Khusus
Saat ini, pameran atau bazar semakin memiliki tema yang khusus. Pameran tematik seperti otomotif, kerajinan, hingga mainan dan komik, semakin rutin diadakan setiap tahun. Disini Anda bisa “numpang riset” audiens yang datang. Misalnya pameran yang berbau hobi atau mainan, tentunya yang datang akan kebanyakan keluarga, atau laki-laki dewasa yang mengkoleksi mainan. Disini jika misalnya Anda menjual makanan, Anda bisa langsung menilai apakah audiens yang datang akan cocok untuk produk Anda tau tidak. Demikian juga jika Anda menjual kaos, apakah kaos Anda akan cocok dengan tema pameran? Walaupun produk yang Anda jual tidak sesuai dengan tema acara, namun Anda bisa saja audiens yang datang ke acara tersebut cocok dengan target pasar Anda. Apalagi jika memang produk Anda “nyambung” dengan tema utama pameran, tentunya lebih bagus lagi.
5. Memperbaiki Efektifitas dan Efisiensi Berbagai Upaya Marketing
Sudah baguskah merek Anda? Sudah menarik kah desain logo Anda? Bagaimana dengan warna yang Anda gunakan? Apakah semua itu sudah menarik target pasar yang tepat? Saat sedang mengikuti pameran, Anda ibarat menebar jala di laut. Siapa yang datang ke stan Anda adalah ikan yang terjaring. Ini juga sekaligus survey langsung sejauh mana efeketifitas dan efisiensi strategi marketing bisnis Anda selama ini. Jika sudah ketemu bagian mana yang perlu diperbaiki, segera berinovasi dengan strategi yang baru.
6. Menambah Jejaring
Pameran besar yang sudah tersohor bak magnet yang mengundang semua pihak yang terkait dengan insustri itu, mulai dari pemasok, pinsipal, distributor, investor, lembaga riset, media, dan tentu saja pelanggan. Ini peluang untuk memperluas kemitraan, siapa tahu bisa bekerjasama di masa mendatang. Event merupakan media marketing yang amat kuat. Karenanya pameran juga cocok walaupun merek Anda sudah cukup lama, siapa tahu bisa menjaring mitra untuk membuka cabang baru usaha Anda.
7. Mengenal Potensi Pesaing
Pameran biasanya diikuti banyak pelaku usaha. Berarti, tidak hanya Anda saja, tapi juga pelaku usaha sejenis yang notabene pesaing Anda. Melalui pameran ini, Anda bisa sekaligus menjaring informasi tentang pesaing, seperti harga produk, produk unggulan, peralatan yang digunakan. Atau sekadar mengetahui sejauh mana perkembangan bisnis mereka.
8. Kemungkinan Efek Viral
Pameran juga sering dijadikan ajang untuk membuat merek Anda menjadi viral atau menyebar dengan cepat di social media dan dibicarakan banyak orang. Contohnya, Anda bisa membuat background yang unik agar pengunjung Anda bisa berfoto dan meng-upload nya ke Instagram, atau membuat promosi khusus yang meng-upload foto ke Instagram akan mendapat diskon, atau banyak lagi. Gunakan imajinasi Anda, manfaatkan momentumnya.
9. Belajar Dari Pembeli Anda Secara Langsung
Untuk saya pribadi, pameran adalah salah satu cara terbaik untuk mem-validasi ide bisnis atau produk yang saya jual. Disinilah saatnya kita bisa ngobrol langsung dengan pembeli atau pengunjung yang tertarik. Disini kita akan belajar kenapa orang tidak jadi membeli? Kenapa mereka membeli merek kompetitor? Apa pendapat pembeli mengenai produk kita? Dimana kurangnya? Dan banyak pertanyaan lain akan terjawab saat berbicara langsung dengan pembeli dalam pameran, baik seacara langsung maupun tidak.
Analisis:
Memang, seringkali biaya keikutsertaan di pameran tidak murah. Tapi, kalau melihat peluang bisnis yang bisa diraih setelah mengikuti pameran, sepertinya cara ini layak dicoba, terutama bagi Anda yang baru mulai membuka usaha.


Inflasi dan Deflasi: Apa Untung dan Ruginya Bagi Anda?

Inflasi dan Deflasi: Apa Untung dan Ruginya Bagi Anda?

Dalam berita tentang ekonomi, kita sering mendengar kondisi inflasi dan deflasi yang sering disebutkan memengaruhi harga barang di sekitar kita. Sebenarnya apa yang terjadi dengan harga barang ketika terjadi inflasi dan deflasi? Lantas, apa untung dan ruginya bagi kita? Berikut ini kami sajikan artikel khusus untuk anda.
Pada dasarnya inflasi adalah proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang terjadi saat itu. Inflasi dipicu oleh beberapa faktor, seperti peningkatan konsumsi masyarakat, likuiditas di pasar yang berlebih sehingga memacu konsumsi, dan ketidaklancaran distribusi barang. Sumber lain menyebutkan bahwa inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan (kelebihan likuiditas/uang/alat tukar) dan yang kedua adalah desakan (tekanan) produksi dan/atau distribusi (kurangnya produksi (product or service) dan/atau juga termasuk kurangnya distribusi).
Apa untungnya inflasi bagi anda? Inflasi ringanlah yang barangkali akan mendatangkan keuntungan bagi anda. Berbagai pihak percaya inflasi ringan membawa pengaruh yang positif. Inflasi dapat mendorong perekonomian lebih baik, dengan meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung, dan mengadakan investasi. Bagi anda yang seorang pengusaha, barangkali inflasi justru mendatangkan keuntungan karena pendapatan yang anda peroleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Sedangkan bagi anda yang sedang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam.
Memang harus diakui, sebenarnya orang secara umum lebih merasakan kerugian ketika inflasi menerpa perekonomian kita. Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong spekulasi penanaman modal, pembangunan ekonomi yang terhambat, ekonomi yang tidak stabil, defisit neraca pembayaran, dan anjloknya tingkat kesejahteraan masyarakat.
Sedangkan, deflasi dimaknai sebagai suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Jadi dapat dikatakan bahwa deflasi adalah kebalikan dari inflasi. Bila inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar.

Meski demikian, sangat jarang orang membicarakan keuntungan yang anda dapatkan ketika terjadi deflasi. Harga barang secara umum memang menjadi turun, tetapi beberapa hal berikut tidak akan membuat harga turun itu menjadi keuntungan bagi anda. Beberapa kerugian besar itu adalah 1) pendapatan sektor bisnis yang merosot; 2) pengurangan gaji dan pemutusan hubungan kerja; 3) perubahan pola pengeluaran konsumen; 4) anjloknya investasi dan harga-harga saham; dan 5) turunnya iklim kredit.
Bagaimana cara mengatasi deflasi? Biasanya deflasi diatasi dengan memberikan bantuan likuiditas ke sektor bisnis. Maksudnya adalah mendorong kegiatan ekonomi berjalan kembali setelah sebelumnya lesu. Cara lain adalah dengan memotong pajak agar ekonomi juga kembali bergairah. Sedangkan hal yang bisa dilakukan Bank Sentral adalah meningkatkan peredaran uang di masyarakat dengan membeli surat utang dan menukarnya dengan uang tunai. Lalu ada juga kebijakan pemotongan suku bunga yang sebenarnya tidak mengatas masalah, tetapi bermaksud menggairahkan ekonomi saja.
Analisis:
Dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan lesu. Biasanya orang tidak bersemangat bekerja, menabung, dan melakukan investasi karena harga meningkat terlalu cepat. Apalagi bagi anda yang menerima pendapatan tetap, akan semakin kesulitan mengimbangi kenaikan harga tersebut. Padahal kenaikan gaji tidak bisa serta merta dapat dilakukan dengan cepat sebagai tanggapan atas inflasi. Biasanya deflasi diatasi dengan memberikan bantuan likuiditas ke sektor bisnis. Maksudnya adalah mendorong kegiatan ekonomi berjalan kembali setelah sebelumnya lesu




Bunga Bank Terlalu Tinggi

Bunga Bank Terlalu Tinggi

SEKTOR RIIL MULAI TERANCAM
Senin, 03/03/2014
Jakarta – Kalangan pengamat dan akademisi menilai tingginya suku bunga perbankan saat ini akan mengancam kegiatan sektor riil di Indonesia. Sementara kalangan perbankan cenderung untuk mempertahankan laba tinggi melalui target net interest margin (NIM) rata-rata di atas 5%. Angka NIM ini tertinggi di antara perbankan di kawasan Asia.
NERACA
Berdasarkan data suku bunga dasar kredit (SBDK) di 15 bank besar periode Desember 2013 hingga Februari 2014, terungkap kisaran kenaikan suku bunga kredit bank pada semua segmen di kisaran 23 basis poin (bps) hingga 306 bps.
Jika dirinci lebih lanjut, kisaran kenaikan bunga kredit korporasi sekitar 24-200 bps, kredit ritel sekitar 25-300 bps, kredit konsumsi non KPR di kisaran 24-200 bps dan kredit KPR meningkat sekitar 24-200 bps.
Di barisan bank besar seperti Bank Mandiri menaikkan bunga rata2 25-50 bps, BCA juga naik kredit non KPR hingga 100 bps dan BNI untk kredit konsumsi naik 100 bps.
Kenaikan suku bunga perbankan ini diakui oleh Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung. “BUKU 1 menaikkan lebih tinggi bunga dana, BUKU 1 dan 2 menaikkan juga tapi tak setinggi BUKU 4,” ujarnya belum lama ini.
Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 1 adalah bank yang memiliki modal inti antara Rp 100 miliar hingga Rp 1 triliun, BUKU 2 memiliki modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun, BUKU 3 mempunyai modal Rp 5 triliun- Rp 30 triliun dan BUKU 4 adalah kelompok bank yang bermodal di atas Rp 30 triliun.
Menurut guru besar ekonomi Universitas Brawijaya Prof Dr Ahmad Erani Yustika, masalah tingginya suku bunga kredit di Indonesia, tercipta karena pengaruh tingginya suku bunga acuan (BI Rate) yang ditetapkan oleh bank sentral.

"Langkah BI menaikkan BI Rate secara besar dalam jangka waktu yang begitu dekat merupakan langkah yang terlalu tergesa-gesa,” ujarnya saat dihubungi Neraca, akhir pekan lalu.
Menurut Erani, langkah BI itu akan berimbas panjang. Salah satu yang akan bakal dirasakan masyarakat adalah kenaikan suku bunga kredit seperti KPR dan kredit kendaraan bermotor (KKB).
Lebih lanjut Erani mengatakan BI Rate yang selalu di atas inflasi mengakibatkan deposito lebih tinggi. "Suku bunga kredit jadi lebih tinggi lagi. Saat ini suku bunga acuan berada di level 6 %. Target inflasi sendiri 4,5 plus-minus 1% . Bank Indonesia berharap dengan tingkat suku bunga acuan tersebut suku bunga dasar kredit berada di kisaran 10 %.
Untuk itu, Erani mendukung rencana Bank Indonesia meningkatkan efisiensi perbankan melalui larangan pemberian hadiah atau bonus kepada nasabah. Tapi dia menilai rencana tersebut tak akan berjalan jika bentuknya sekadar saran.
Dia menuturkan inefisiensi bank BUMN masih tinggi. "Biaya operasional pendapatan operasional (BOPO) bank persero masih di kisaran 85% . Ini perlu djadikan perhatian oleh Bank Indonesia," kata dia.
Erani juga setuju jika bonus bagi direksi dihentikan. Menurut dia, banyak komponen yang bisa didorong untuk membuat bisnis bank menjadi lebih efisien. Salah satunya adalah aturan untuk mendorong efisiensi. "Belum ada regulasi yang wajib dipatuhi perbankan. Masih lebih banyak saran,"pungkasnya.
Kepala Lembaga Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Prof Dr Didiek J. Rachbini menilai suku bunga acuan di Indonesia yang mencapai 7,5% terlalu tinggi. Bahkan, ia menilai suku bunga yang tinggi tersebut dapat mengancam sektor riil. "Otoritas moneter di negara G-20 tidak ada yang menetapkan suku bunga setinggi Indonesia. Sampai kapan BI menaikkan terus. Jangan sampai mengorbankan sektor riil," ujarnya.
Akibat suku bunga yang terlalu tinggi tersebut, yang terkena imbasnya adalah sektor riil terlebih dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Didiek menilai dengan suku bunga sekarang, pelaku usaha domestik makin sulit bersaing. "Nantinya kredit yang diambil para pelaku usaha kita berarti lebih tinggi dibandingkan dengan para pelaku usaha di negara lain terutama ASEAN. ini merupakan tentangan tersendiri," kata nya.

Dia juga menyatakan bahwa selain efisiensi pada perbankan, biang kerok dari permasalahan perbankan berasal dari luar perbankan itu sendiri, seperti inflasi, neraca jasa tekor, neraca perbankan juga merosot dan masih banyak lagi. Ditambah pada sektor riil yang tidak ekonomis semakin memperburuk kondisi perbankan. "Sektor riil kita tidak ekonomis, tetapi pemerintah tidak juga kunjung membenahi. Hampir setengah lusin defisit APBN, defisit perdagangan, defisit neraca pembayaran, dan defisit dengan negara lain," ungkap dia.
Laba Tinggi
Lebih jauh lagi, Didik mengatakan bahwa di kalangan perbankan sendiri terungkap tingginya suku bunga tidak lain karena bankir sendiri menginginkan performa laba tetap tinggi. Alasannya, ada beberapa bankir yang akan selesai masa tugasnya. "Jadi, masuk akal jika mereka tetap mempertahankan kinerja banknya dengan tetap menarik suku bunga tinggi sehingga dinilai pemegang saham berhasil dan mereka pun dipertahankan lagi menjadi direksi," cetusnya.
Berdasarkan data publikasi keuangan akhir 2013, BRI meraih laba Rp 21,6 triliun, Mandiri Rp 18,2 triliun, Danamon Rp 4 triliun dan BTN Rp 1,56 triliun. Secara keseluruhan rata-rata bank meraih kenaikan laba 14%-17% pada akhir 2013. Sedangkan rasio NIM rata-rata masih menunjukkan di atas 5%, yang tertinggi untuk kawasan perbankan Asia.
Menurut pengamat ekonomi UI Eugenia Mardanugraha, tingginya sukubunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) telah ikut mengerek bunga kredit perbankan di dalam negeri. Bunga perbankan Indonesia termasuk tertinggi di ASEAN dan hal ini berarti industri perbankan Indonesia menikmati marjin tinggi dari tingginya suku bunga tersebut.
"Oleh karenanya, BI harus bisa intervensi kebijakan tersebut dimana sektor kredit perbankan bisa memudahkan para pengusaha dalam meningkatkan daya saingnya untuk menghadapi pasar bebas nanti," kata dia.
Menurut dia, dengan melihat perbankan yang berlomba-lomba dalam memberikan suku bunga yang tinggi maka diperlukan peningkatan pengawasan dari BI maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Memang sebagian besar bank terpaksa memberi bunga tinggi untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK). Tetapi, hal ini akan mendorong biaya tinggi bagi bank tersebut.


"Kenaikan beban dana ini akan berdampak ke bunga kredit. Bunga pinjaman terlalu tinggi dapat memicu kenaikan rasio kredit bermasalah (non performing loan - NPL)," ujarnya.
Eugenia menambahkan apabila bank dalam kondisi sehat, itu tidak akan menimbulkan masalah dalam stabilitas sistem keuangan. Akan tetapi, jika kesehatan bank tersebut turun, ini akan berdampak sistemis.
Dia pun menjelaskan BI sebagai regulator harus membuat suatu kebijakan yang tepat tanpa harus mengorbankan laba bank dan beratkan debitur. Begitupula dengan bank harus bisa mendukung dan melakukan suatu upaya atau kebijakan agar suku bunga bank tidak terlampau tinggi dan dapat terjangkau oleh masyarakat.
Menurut guru besar ekonomi UGM Prof Sri Adiningsih, sebenarnya bukan hal yang ideal. Apalagi suku bunga acuan masih sebesar 7,5%. “Sebenarnya dari kebijakanBI tidak menaikkan BI Rate tidak ada alasan bagi bank untuk menaikkan suku bunga kreditnya.” katanya.
Namun, kebanyakan perbankan tidak mau mengurangi keuntungannya. Meski dikatakan berdampak kurang efisien dari sisi persaingan. “Sebenarnya bank dapat melakukan efisiensi. Tapi karena bank-bank menginginkan keuntungan yang besar, mereka tetap meningkatkan suku bunganya.” Ujarnya. lia/bari/iwan/mohar.
Analisis:
Suku bunga ini merupakan rangsangan dari bank agar masyarakat mau menanamkan dananya pada bank. Semakin tinggi suku bunga simpanan, maka masyarakat akan semakin giat untuk menanamkan dananya pada bank, dikarenakan harapan mereka untuk memperoleh keuntungan.
Dan begitu sebaliknya, semakin rendah suku bunga simpanan, maka minat masyarakat (atau investor) dalam menabung akan berkurang sebab masyarakat berpandangan tingkat keuntungan yang akan mereka peroleh dimasa yang akan datang dari bunga adalah sangat  kecil.


Bisnis Online Gratis tanpa Modal

Bisnis Online Gratis tanpa Modal
Bisnis Online Gratis tanpa Modal – Bisnis Online Gratis tanpa Modal hmm… apa itu mungkin?? apakah ada Bisnis Online Gratis tanpa Modal?? kalau ada caranya seperti apa?? itu yang sering muncul di benak saya sekitar tahun 2009 dan terus mencari informasi mengenai Bisnis Online Gratis tanpa Modal. Namanya juga mahasiswa di kala itu, ngak ada modal jadi mencari Bisnis Online Gratis tanpa Modal. Alhasil dari sekian banyak membaca dan mengkaji dari tiap-tiap blog maupun web yang dikunjungi akhirnya saya ketemu dengan program PTC (Paid To Clik).
Apa itu PTC?
Program PTC adalah program dimana kita akan dibayar hanya untuk nge-klik iklan-iklan yang disediakan oleh pihak penyelenggara program PTC. Setelah kita nge-klik iklan yang diberikan, kita harus melihat website yang kita klik iklannya minimal selama 30 detik.
Waktu dihabiskan duduk di depan komputer sangat banyak dan bahkan sampai pagi di depan komputer hanya untuk klik sana klik sini dan begitu seterusnya. Pekerjaan yang sangat membosankan, sampai-sampai teman saya sering bertanya dengan nada sedikit menyindir….Apa uang kamu hasilkan sudah banyak dari internet? Bagi donk hasilnya? kira-kira seperti itu. Kerja tidak sebanding dengan uang yang diperoleh dan bahkan dari PTC saya tidak pernah mendapatkan uang sepeserpun. Dan pada akhirnya saya mundur sejenak belajar Bisnis Online Gratis tanpa Modal.
Baru pada awal tahun 2010 saya kembli terjung di dunia internet marketing, kali ini bukan lagi untuk PTC tapi ingin buat web atau blog. Alhasil digeluti sampai sekarang, Alhamdulillah sudah ada hasil walau masih jauh dibandingkan dari para senior.
Jadi pada intinya Bisnis Online Gratis tanpa Modal dalam kaca mata saya tidak ada, semua butuh modal….!!! Jangan habiskan waktu anda untuk mencari informasi seperti itu.
Berikut ini juga beberapa Bisnis Online yang dianggap Gratis tanpa Modal yang sering dibahas pada web atau blog kebanyakan. (sumber :https://www.maxmanroe.com/apa-benar-ada-bisnis-online-gratis-tanpa-modal.html)
1. PTS (Paid To Survey)
Program PTS adalah program dimana kita dibayar untuk mengisi angket atau survey yang diberikan oleh pihak penyelenggara. Tujuan dari program PTS ini sebenarnya adalah untuk mendapatkan gambaran dari masyarakat secara online tentang sebuah produk, jasa, atau sebuah website. Kita akan dibayar jika mengisi angket/ survey yang disediakan oleh pihak penyelenggaraan.
Program PTS biasanya memang gratis, tapi Anda pasti akan mengeluarkan biaya untuk koneksi internet dan juga harus menyisihkan waktu Anda untuk mengisi survey online. Saya menganggap ini bukan bisnis online gratis tanpa modal karena tetap saja kita mengeluarkan uang untuk koneksi internet.
Program ini memang mudah dilakukan dan biasanya tidak butuh waktu terlalu lama. Namun, jika kita bicara tentang sebuah bisnis untuk jangka panjang, maka program PTS bukanlah pilihan yang tepat. Anda memang bisa mendapatkan uang dari program ini, tapi tidak banyak dan survey yang bisa diisi juga terbatas.
2. PPC (Pay Per Click)
Program PPC ini adalah program yang bisa diikuti oleh mereka yang punya website atau blog yang kemudian disebut dengan publisher. Publisher akan dibayar oleh pihak penyelenggara program PPC jika pengunjung website/ blog miliknya melakukan klik pada iklan yang ada di dalam blog tersebut. Namun, pemilik website tidak boleh meng-klik yang ada di dalam blognya karena akan merugikan pihak pengiklan.
Program PPC adalah salah satu jenis bisnis online yang menurut saya cukup menjanjikan. Selain kita bisa mengembangkan kemampuan dalam membangun website/ blog, kita juga bisa menghasilkan uang dari blog tersebut. Salah satu program PPC yang banyak disukai oleh publisher adalah Google Adsense. Perusahaan ini berlokasi di Amerika Serikat, namun sudah mengembangkan bisnisnya ke manca negara, termasuk Indonesia. Selain Google Adsense, ada banyak perusahaan PPC lainnya, baik itu lokal ataupun dari luar negeri, diantaranya; Chitika.com, Bidvertiser.com, Kliksaya.com, Adsensecamp.com, Kumpulbloger.com, Sitti.co.id, dan lain-lain.
Jika Anda ingin membangun sebuah bisnis online untuk jangka panjang, maka program PPC adalah salah satu yang harus Anda pertimbangkan. Namun, Anda harus mulai membangun website/ blog untuk bisa mendaftar menjadi publisher PPC. Memang membuat website/ blog itu terkesan sulit dan mahal, padahal sebenarnya tidak sesulit dan semahal yang dipikir oleh banyak orang.
3. PPS (Pay Per Sale)
Program PPS adalah program dimana kita akan dibayar jika kita berhasil menjual sebuah produk/ jasa/ membership, kepada orang lain. Besarnya komisi yang didapatkan oleh publisher PPS sangat beragam, tergantung persentase yang diberikan oleh pihak penyelenggara program PPS.

Sama halnya dengan program PPC, biasanya untuk menjadi publisher program PPS kita harus memiliki sebuah website atau blog. Melalui website/ blog tersebut kita bisa memasarkan produk-produk yang dijual oleh pihak penyelenggara PPS. Setiap publisher diberikan link affiliate, dan ketika seseorang membeli produk dari link affiliasi tersebut maka publisher akan mendapatkan uang. Beberapa program PPS yang sangat terkenal adalah Amazon.com, ClickBank.com.
4. Dropshipping
Dropshipping adalah sebuah tehnik penjualan dimana penjual tidak menyetok barang yang dijual, dan ketika ada order barang dari calon pembeli, penjual akan meneruskan detail order barang dan alamat pembeli tersebut kepada supplier/ produsen. Dengan kata lain, bisnis ini bisa dijalankan tanpa harus punya barang atau modal untuk pembelian barang.
Tapi tunggu dulu, bukan berarti Anda tidak mengeluarkan uang sama sekali. Untuk menjalankan bisnis dropship secara online tentunya Anda harus punya koneksi internet, ini salah satu cost yang harus Anda keluarkan secara rutin. Selain itu, bagi mereka yang ingin menjalankan bisnis dropship lebih profesional biasanya akan membangun sebuah website untuk memajang display barang yang dijual. Tentu saja ini adalah cost juga yang harus dikeluarkan, jadi tidak bisa benar-benar gratis atau modal dengkul hehehe.
5. Menyediakan Jasa
Bisnis online menyediakan jasa ada banyak kita temukan di internet. Salah satu yang sering saya temukan adalah jasa membuat website, jasa pemasaran online, jasa SEO, dan masih banyak yang lainnya. Biasanya bisnis menyediakan jasa online ini disediakan oleh mereka yang punya keahlian atau kelebihan khusus yang jarang dimiliki orang lain.
Para pengguna jasa biasanya adalah mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal tertentu, atau bisa juga karena tidak memiliki waktu luang untuk melakukannya. Bisnis online penyedia jasa tentunya harus mengeluarkan biaya untuk mempromosikan bisnis mereka secara online ataupun offline. Selain itu, biaya operasional bisnis ini pastinya ada.





Kesimpulan:

Beberapa jenis bisnis online yang disebutkan di atas adalah jenis bisnis online yang sering dilakukan oleh pelaku bisnis online. Dari penjelasan dari kelima jenis bisnis online tersebut, tidak ada satupun yang bisa dijalankan tanpa modal sama sekali. Semuanya butuh modal, materiil dan non materiil. Jadi, mulai sekarang kita harus mengubah mindset bahwa bisnis online gratis tanpa modal itu ada. Intinya, tidak ada satupun bisnis online yang bisa dikerjakan tanpa modal sama sekali.
Analisis:
Dalam memilih bisnis online, sangat penting untuk memahami potensi diri dan juga potensi yang ada di sekitar kita. Tidak perlu terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk menjalankan sebuah bisnis online. Lakukan apa yang menjadi kelebihan kita, dan maksimalkan sebaik mungkin. Setiap orang pasti membutuhkan proses dalam menjalankan bisnis onlinenya, karena itu jangan mudah putus asa dan tetap lakukan yang terbaik.


                                                                                                                                 

Rabu, 28 Oktober 2015

Apa Hubungan Antara Pariwisata dan Pembangunan Ekonomi?

Pariwisata dan pembangunan ekonomi yang dihubungkan oleh berbagai cara di mana pariwisata dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi daerah tujuan wisata. Hubungan antara pariwisata dan pembangunan ekonomi merupakan dasar untuk ketergantungan dari beberapa turis berbasis ekonomi mengenai dampak pariwisata untuk pembangunan ekonomi mereka. Misalnya, pariwisata menyediakan lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal, membantu warga setempat memulai bisnis yang melayani wisatawan, mengarah ke generasi pendapatan dari pengeluaran wisatawan dan kebijakan fiskal, dan membantu dalam pembangunan infrastruktur.
Salah satu manfaat atau link antara pariwisata dan pembangunan ekonomi adalah kenyataan bahwa kawasan wisata bersemangat menyediakan lapangan kerja bagi warga daerah itu. Pariwisata membutuhkan banyak jasa dalam rangka untuk mempertahankan industri. Misalnya, industri perhotelan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang-orang di bisnis seperti hotel dan restoran. Pekerjaan adalah faktor makroekonomi yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan pekerja dengan pendapatan disposable dan akibatnya menyebabkan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) daerah.

Cara lain di mana pariwisata dan pembangunan ekonomi yang terkait adalah melalui penyediaan usaha kecil atau mikro bagi warga tertentu. Para warga yang mungkin manfaat dari usaha kecil terkait dengan wisata termasuk pengusaha individu atau satu-satunya dengan dana terbatas dan jenis-jenis kolaborasi yang tidak memerlukan banyak keuangan. Misalnya, beberapa orang mungkin membuka toko yang terutama melayani kebutuhan wisatawan. Mereka bisa berkolaborasi dengan seniman lokal dan pengrajin untuk memasok mereka dengan benda-benda buatan, yang mereka akan menjual kepada wisatawan sebagai souvenir.
Para pemilik toko akan berbagi keuntungan dengan seniman lokal, atau mereka dapat membeli benda-benda dari mereka langsung. Ini membantu perekonomian dengan menyediakan anggota masyarakat miskin dengan pendapatan disposable. Wisatawan juga ingin mengunjungi tempat-tempat dengan warisan budaya yang kaya. Sering kali, tempat-tempat ini berada di desa-desa yang akan tidak mendapat perhatian pemerintah banyak. Karena pentingnya desa, mereka akan menerima lebih banyak perhatian dan pengembangan lebih sebagai hasilnya.
Infrastruktur untuk mendukung pasar wisata atau perdagangan termasuk faktor- faktor seperti bandara yang baik, keamanan, hotel dan jalan. Faktor-faktor tersebut membantu memfasilitasi pembangunan ekonomi dan mungkin tidak seperti yang dikembangkan kalau bukan karena pentingnya mereka bagi perekonomian. Misalnya, sebuah tujuan wisata yang terletak di sebuah desa terpencil akan membutuhkan akses jalan yang baik, yang tidak mungkin dibangun jika tidak untuk kepentingan wisata di daerah.
Analisis : Hubungan antara pariwisata dengan pembangunan ekonomi sangat baik, karena bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di daerah tersebut dan mengurangi jumlah pengangguran.



Kehidupan di Jakarta Termasuk Kota Termahal di Dunia

Jakarta menempati peringkat kota paling mahal 180 didunia untuk ekspatriat pada 2014, dibanding dengan 128 th. lalu, menurut suatu laporan yang launching pada Selasa oleh ECA, yang sediakan service untuk beberapa orang yang ditugaskan untuk bekerja di semua dunia. Dari 440 kota di survey, Caracas, Venezuela tempati peringkat untuk yang paling mahal, untuk disebabkan dari inflasi tahunan seputar 80 %.
Nilai ganti rupiah adalah satu diantara th. lalu terlemah berkinerja mata uang di Asia. Mata uang Indonesia kehilangan 26 % pada dolar AS pada th. 2013, di dalam kecemasan perihal perlambatan perkembangan ekonomi serta harga bahan bakar yang lebih tinggi, namun sudah menguat seputar 3 % th. ini. Pada waktu yang sama, nilai ganti rupiah yang lemah sudah mendorong turun cost untuk ekspatriat pada beragam tingkatan.
Ekspatriat dibayar dalam dolar AS, serta itu yaitu besar untuk pendapatan mereka. Pendapat ekonom yang berbasis di Jakarta pada Standard Chartered. Depresiasi mata uang mempunyai efek yang besar pada ekspatriat.
Tetapi, diantara negara-negara Asia Tenggara utama, Jakarta adalah kota termahal ketiga, diikuti oleh Vientiane, Kuala Lumpur, serta Manila, menurut survey ECA. Singapura serta Bangkok yaitu dua kota paling mahal untuk hidup, se dang Surabaya yaitu yang termurah di lokasi itu.
ECA memakai apa yang diistilahkan untuk ” keranjang barang ” untuk masing-masing kota yang disurvei, dengan memperhitungkan cost 130 keseharian item seperti makanan, baju, barang elektronik, minum, serta makan diluar. Digabungkan dengan fluktuasi mata uang lokal, masing-masing kota yaitu peringkat terbaik dengan cara global ataupun didalam wilayahnya.
” Keranjang barang ” Jakarta naik 8 % pada 2014, namun dipasangkan dengan penurunan yang penting dalam nilai ganti rupiah pada dolar, ibukota Indonesia sudah jadi lebih ekonomis untuk ekspatriat.
Ekspatriat seperti Kyle Larson, seseorang Kanada yang tinggal di Jakarta serta bekerja di industri konstruksi, menyampaikan ia sudah rasakan nilai pendakian pendapatannya beberapa waktu terakhir, namun cost yang penting, seperti untuk perumahan serta pendidikan, terus.

” Perumahan yaitu yang paling besar tiada diragukan lagi, ” kata Larson. ” Saya belum lihat tuan tanah turunkan harga mereka. Umumnya menginginkan Anda untuk membayar dua atau terkadang tiga th. di muka, serta itu benar-benar susah tiada suatu perusahaan di belakang Anda. ” Perumahan di lokasi pusat usaha Jakarta bisa cost atas dari $ 1. 000 per bln. untuk satu kamar apartemen.
Mereka yang hadir untuk tinggal di Jakarta dengan keluarganya mesti menyeimbangkan kuliah besar serta kuat untuk anak-anak mereka. ” Itu bisa menggerakkan Anda dimana saja dari $ 25. 000 hingga $ 30. 000 per th., juga lebih untuk anak-anak senior, ” kata Larson.
Singapura, pusat keuangan di Asia, mempunyai cost hidup paling tinggi untuk ekspatriat di Asia Tenggara. Tingginya cost terbayar saat hadir ke mutu hidup, dimana Singapura tempati peringkat jauh diatas seluruhnya tetangganya, menurut suatu survey mutu hidup oleh Mercer, yang sediakan service sumber daya manusia.
Kedekatan ke Singapura serta cost hidup yang rendah yaitu apa yang mendorong banyak ekspatriat tinggal di negara-negara tetangga seperti Indonesia serta Malaysia. Dalam pertempuran untuk ekspatriat satu diantara perbedaan utama pada Jakarta serta Kuala Lumpur yaitu transportasi umum. ” Cuma saja tak terbaik di kembangkan lagi di Jakarta, ” kata Eric dari Standard Chartered.
Di mana Jakarta jatuh pendek dalam transportasi mereka bikin toleransi budaya. ” Beberapa orang Indonesia bersedia untuk beradaptasi dengan budaya asing, ” kata Eric.
Tokyo peringkat 11 untuk yang paling mahal di semua dunia, hingga yang paling mahal di lokasi Asia-Pasifik, menurut survey ECA.
Tinggal diluar negara asal mereka, ekspatriat mesti berasimilasi dengan budaya serta belajar bhs untuk sukses, kata Eric.
” Apapun uang cost, umumnya ekspatriat tak mengeluh perihal cost hidup. Kami menghormati segalanya besar yang ada di Indonesia, serta tersebut kenapa kita menentukan untuk tinggal disini, ” kata Larson. ” Kau seperti jadi Indonesia. Ia memperoleh dalam darah Anda serta Anda tidak mau meninggalkan. “

Analisis:  ini bisa saja dipengaruhi melonjaknya nilai tukar rupiah setiap tahunnya, yang berarti turut mempengaruhi semua harga di indonesia



Provinsi Penerima Dana Desa Terbesar & Terkecil
 Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) akan segera mencairkan dana desa dari pemerintah pusat ke tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota sebesar dengan total Rp 20,76 triliun mulai April ini. Setiap desa dijanjikan mendapat kucuran dana sebesar Rp 750 juta.
Dari laman resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (DJPK Kemenkeu), Jakarta, Jumat (27/3/2015), dari 33 Provinsi penerima dana desa, 5 diantaranya akan mengantongi anggaran terbanyak.
Provinsi itu antara lain, Jawa Tengah (Jateng) sebesar Rp 2,23 triliun, Jawa Timur (Jatim) Rp 2,21 triliun, Aceh akan menerima Rp 1,71 triliun, Jawa Barat (Jabar) senilai Rp 1,59 triliun dan Sumatera Utara sebesar Rp 1,46 triliun.
Sementara lima Provinsi penerima dana desa terkecil, yakni Provinsi Kepulauan Riau Rp 79,19 miliar, Bangka Belitung (Babel) Rp 91,93 triliun, Daerah Istimewa Yogyakarta Rp 128,07 miliar, Kalimantan Utara (Kaltara) Rp 129,87 miliar serta Rp 162,02 miliar ke Sulawesi Barat (Sulbar).  
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar sebelumnya mengatakan, bakal menyeleksi kader ‘pengawal’ yang bertugas mendampingi aparatur desa untuk mengatur anggaran yang telah diberikan jelang pencairan dana desa pada April 2015.
Dengan begitu realisasinya tetap sasaran dan bermanfaat untuk kemandirian desa. Marwan menegaskan akan meluncurkan perekrutan kader pendamping desa pada 31 Maret 2015.
“Kader pendamping desa ini kepanjangan tangan pemerintah pusat. Jadi nanti yang akan melakukan perekrutan langsung dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.
Untuk empat bulan pertama, Marwan menegaskan, kementerian akan mempersiapkan minimal 16.000 ribu pendamping seluruh Indonesia.

“Kami persiapkan minimal seperti 16.000 pendamping. Kami berupaya lagi untuk menyisir anggaran untuk 32.000 pendamping, sehingga pendamping kecamatan bisa bertambah agar lebih fokus,” pungkas dia. (Fik/Ndw)
Analisis : Semoga dana yang di berikan pemerintah ke berbagai daerah dapat digunakan dengan adil, bukan malah habis untuk para pemerintah daerah sendiri.